IT Infrastructure & System Administrator
Jobdesc:
Mengawasi, memelihara, dan memastikan kendala seluruh infrastruktur IT perusahaan, termasuk server internal/cloud, jaringan LAN/WAN, perangkat keras (PC/Laptop). dan perangkat lunak operasional
Mengimplementasikan protokol keamanan jaringan (Firewall, VPN, antivirus), mengelola hak akses pengguna (Active Directory), serta memastikan prosedur pencadangan data (backup) rutin dan rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan) berjalan valid.
Mengelola sistem ticketing keluhan IT, memastikan respon penyelesaian masalah (SLA) dipenuhi dengan cepat, serta menyusun Dokumen Prosedur Standar Operasional (SOP) terkait penggunaan teknologi di perusahaan.
Menangani inventaris aset IT, mengevaluasi kebutuhan perangkat baru, serta berkoordinasi dengan pihak ketiga atau vendor penyedia layanan (ISP, software, maintenance)
Kualifikasi Pekerjaan:
Minimal Sarjana (S1) di bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, atau disiplin ilmu terkait.
Minimal 3 tahun pengalaman kerja di bidang IT operasional, dengan setidaknya 1-2 tahun.
Menguasai administrasi jaringan (Cisco/MikroTik, TCP/IP, VLAN, Routing/Switching).
Mahir mengelola OS Server (Windows Server & Linux) dan Virtualisasi (VMware/Hyper-V).
Paham manajemen database (SQL Server/MySQL) dan dasar infrastruktur Cloud.
Kemampuan komunikasi lintas divisi, penyelesaian konflik, analitis, serta tangguh bekerja di bawah tekanan situasi darurat (system down)
Keahlian Khusus yang Diprioritaskan:
Project Management merencanakan, menganggarkan, dan mengeksekusi proyek IT (upgrade atau implementasi software baru).
Mampu menerjemahkan bahasa teknis yang rumit menjadi bahasa bisnis yang mudah dipahami oleh direksi atau divisi non-teknis.
Sigap mengambil langkah solutif saat terjadi system down, kebocoran data, atau kendala operasional kritis lainnya.
ITSM memahami standar pengelolaan layanan IT.
Mampu membuat standarisasi prosedur kerja (SOP) keamanan data, penggunaan perangkat, dan pemulihan bencana.
Keahlian dalam mengelola inventaris perangkat keras/lunak perusahaan serta bernegosiasi dengan vendor penyedia layanan internet atau perangkat IT.
Menguasai konsep dan konfigurasi jaringan (Routing, Switching, VLAN, DNS) serta pengelolaan OS Server (Windows Server atau Linux).
Memahami cara mengamankan jaringan internal melalui konfigurasi Firewall, VPN, enkripsi data, dan pengelolaan hak akses pengguna.