Product Owner – Warehouse Management System (WMS)
Product Owner – Warehouse Management System (WMS)
Sebagai Product Owner, Anda akan bertanggung jawab dalam mengembangkan dan mengoptimalkan Warehouse Management System (WMS) secara end-to-end. Anda akan menjadi penghubung antara kebutuhan bisnis dan operasional warehouse dengan tim teknologi untuk memastikan solusi yang dikembangkan mampu menyelesaikan permasalahan operasional dan memberikan dampak bisnis yang terukur.
Tanggung Jawab Utama
Product Roadmap & Backlog: Menyusun, memprioritaskan, dan mengelola product roadmap serta product backlog berdasarkan kebutuhan bisnis dan prioritas operasional.
Problem & Process Analysis: Mengidentifikasi permasalahan, bottleneck, dan peluang improvement pada proses warehouse dan inventory management.
Product Requirement: Menerjemahkan kebutuhan bisnis dan operasional menjadi product requirements, user stories, acceptance criteria, serta dokumentasi produk yang jelas.
Cross-functional Collaboration: Berkolaborasi dengan tim Business, Warehouse, Logistics, UI/UX, Engineering, dan QA dalam proses pengembangan produk.
End-to-End Product Development: Mengawal pengembangan fitur mulai dari discovery, development, testing, hingga release dan post-release evaluation.
System Integration: Memastikan WMS dapat berfungsi secara optimal serta terintegrasi dengan sistem lain dalam ekosistem perusahaan.
Product Performance: Memonitor product performance, user feedback, dan operational metrics untuk mengevaluasi efektivitas fitur dan dampaknya terhadap efisiensi serta akurasi operasional warehouse.
Continuous Improvement: Mengidentifikasi dan menginisiasi improvement berdasarkan data, feedback pengguna, serta perkembangan kebutuhan bisnis.
Minimum Requirements
Memiliki pengalaman 1–3 tahun sebagai Product Owner atau Product Manager, khususnya dalam pengembangan produk berbasis teknologi.
Memiliki insight dan pemahaman yang baik mengenai Warehouse Management System (WMS) serta proses operasional warehouse.
Memiliki pemahaman mengenai Logistics Management System dan proses bisnis/logistik end-to-end.
Memiliki pemahaman mengenai Supply Chain Management dan keterkaitannya dengan proses warehouse dan logistics.
Memiliki kemampuan problem solving dan analytical thinking yang kuat, termasuk kemampuan menggunakan data untuk melakukan problem validation dan pengambilan keputusan.
Memahami proses product development lifecycle, mulai dari discovery, requirement gathering, development, testing, hingga release.
Mampu menyusun product requirements, user stories, acceptance criteria, dan product backlog dengan baik.
Memiliki kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang baik untuk bekerja dengan stakeholder bisnis, operasional, dan tim teknologi.
Pengalaman langsung dalam mengembangkan atau mengelola produk WMS, Logistics, atau Supply Chain menjadi nilai tambah.