Logistics Data Analyst
Kualifikasi (Requirements)
Pendidikan minimal S1 jurusan Statistika, Matematika, Sistem Informasi, Teknik Industri, Manajemen Logistik, Supply Chain Management, atau bidang terkait.
Memiliki pengalaman minimal 5 tahun di bidang Data Analyst, Logistics Analyst, Supply Chain Analyst, atau posisi sejenis.
Memiliki kemampuan analisis data operasional logistik, persediaan, pergudangan, dan distribusi.
Menguasai Microsoft Excel tingkat lanjut, termasuk PivotTable, XLOOKUP/VLOOKUP, SUMIFS, IF, serta pengolahan dan validasi data.
Memiliki kemampuan menggunakan Power BI atau tools visualisasi data lainnya untuk membuat dashboard dan laporan analisis.
Memahami penggunaan system Accounting serta proses pencatatan dan pergerakan persediaan barang.
Memiliki kemampuan SQL atau tools pengolahan data lainnya menjadi nilai tambah.
Memahami indikator kinerja logistik, seperti inventory accuracy, stock turnover, on-time delivery, order fulfillment, dan biaya distribusi.
Mampu melakukan analisis tren, mengidentifikasi ketidaksesuaian data, menemukan akar permasalahan, serta menyusun rekomendasi perbaikan berbasis data.
Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik untuk menyampaikan hasil analisis kepada Manager Logistics dan manajemen.
Teliti, logis, detail-oriented, memiliki kemampuan pemecahan masalah, serta mampu bekerja dengan target dan tenggat waktu.
Mampu menjaga kerahasiaan data perusahaan dan memastikan keakuratan informasi yang disajikan.
Tanggung Jawab (Job Responsibilities)
Mengumpulkan, menggabungkan, dan mengolah data operasional logistik dari sistem, laporan gudang, data pengiriman, serta sumber terkait lainnya.
Memastikan data yang digunakan akurat, lengkap, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melakukan validasi dan rekonsiliasi data persediaan, transaksi barang masuk dan keluar, retur, serta data pengiriman.
Mengidentifikasi data yang tidak wajar, duplikasi, kesalahan pencatatan, dan ketidaksesuaian antar sistem atau laporan.
Menganalisis pergerakan stok barang berdasarkan SKU, kategori produk, gudang, dan periode tertentu.
Mengidentifikasi produk dengan kondisi overstock, stockout, slow-moving, dan dead stock.
Menganalisis stock turnover, inventory aging, serta risiko barang rusak atau kedaluwarsa.
Memantau tingkat akurasi persediaan berdasarkan perbandingan stok sistem dengan hasil stock opname.
Menyusun rekomendasi pengendalian persediaan berdasarkan pola pergerakan barang dan kebutuhan operasional.
Menyiapkan laporan operasional harian, mingguan, dan bulanan sesuai kebutuhan manajemen.
Berkoordinasi dengan Manager Logistics, tim gudang, admin logistik, tim distribusi, Purchasing, Sales, dan Finance untuk memperoleh serta memvalidasi data.